Cara Simpel Memupuk Rasa Empati pada Anak

Memiliki seorang anak adalah sebuah anugerah bagi kita semua, sebuah anugrah dan semangat dalam menjalani hidup. Tapi tidak jarang, banyak sekali orang tua yang terlalu fokus untuk mencari uang sampai memiliki sedikit waktu bersama anak. Padahal seorang anak butuh kebersamaan dengan orang tua, agar tumbuh kedekatan batin. Dengan kedekatan batin nasehat yang diberikan orang tua bisa cepat diterima dan diterapkan untuk anak.


Ilustrasi kebersamaan anak bersama kedua orang tuanya. Pinterest/pngtree


Memang menjadi orang tua susah - susah gampang, ayah bunda harus belajar dan belajar upgrade ilmu parenting. Jangan sampai anak menjadi angkuh dan tidak memiliki rasa empati kepada sesama.


Ayah dan bunda pasti tidak menginginkan hal yang demikian bukan? 


Hal-hal sepele yang justru sangat mempengaruhi empati anak bisa jadi karena pola asuh ayah dan bunda yang salah tanpa disadari.


Ayah bunda kerap kali segera merebut barang yang semestinya tidak boleh dipegang oleh anak, seperti apabila ayah dan bunda melihat anaknya memegang milik temannya.


Oleh karena itu, Jangan sampai melakukan  hal seperti itu pada anak ya, jika ingin menumbuhkan rasa empati pada anak  


Satu sikap sederhana yang secara tidak langsung ayah dan bunda sudah mengenalkan anak rasa empati pada sekitar dan memberi contoh cara mengkomunikasikan keinginan baik kepada anak


Jangan merebut/merampas barang apapun dari tangan anak


Sebagai orang tua, kita jangan asal merebut atau merampas barang apapun dari tangan anak. Karena hal itu bukanlah cara yang baik, cobalah berbicara secara baik-baik dan alasan yang mudah dipahami oleh anak,  supaya anak tidak merasa kalau merebut adalah hal yang wajar dilakukan.


Namun apabila tidak berhasil ayah dan bunda bisa melakukan beberapa tips berikut:


Tunggu sampai anak mau kasi barangnya sendiri


Setelah ayah dan bunda sudah mencoba berbicara secara baik-baik kepada anak, tunggulah anak sampai mau memberikan barangnya sendiri, kemudian berikan alasan yang mudah dipahami.


Menukar barang yang dipegang


Ayah dan bunda bisa  memberikan pilihan kepada ana seperti "kakak mau gak tuker barangnya pake ini?" serta berikan alasan kalau barang yang ditukar ini lebih bagus dengan yang dipegang anak.


Memberikan waktu kepada anak waktu senggang

Selanjutnya jika langkah tadi belum berhasil, ayah bunda bisa memberikan waktu kepada anak waktu senggang, jika terlewat maka ingatkan kembali.


Memberikan hadiah kepada anak


dan ini adalah langkah yang paling ampuh, ayah bunda bisa memberikan pilihan kepada anak seperti "kalau kakak mau memberikan barangnya ayah dan /bunda akan memberikan hadiah untuk kakak".


Semua anak pasti bahagia apabila diberikan hadiah, baik hadiah berupa apresiasi atau pencapaian kebaikan hati anak, hal itu bisa menanamkan nilai-nilai moral pada anak.



Komentar